BIN Bantah Larang Pegawainya Berjanggut dan Bercelana Cingkrang

SHARE:

BIN Bantah Larang Pegawainya Berjanggut dan Bercelana Cingkrang
Netizen: Ada Upaya Deligitimasi POLRI di Social Media
Pembuat Kontrak Politik Palsu Anies-Sandi Dilaporkan ke Polisi

JAKARTA, SUARADEWAN.com – Badan Intelijen Negara (BIN) mengklarifikasi adanya surat edaran terkait larangan bagi pegawainya mengenakan celana di atas mata kaki (cingkrang) dan memelihara janggut. Pihaknya menegaskan bahwa aturan tersebut tidak benar.

Sekretaris Utama Badan Intelijen Negara Zaelani menyatakan tak pernah meneken atau menerbitkan surat edaran interal terkait larangan berjenggot dan bercelana cingkrang. Ia berkata, surat edaran yang beredar di media sosial itu tidak benar.

“Surat edaran tertanggal 15 Mei 2017 dengan kop surat BIN yang saya tanda tangani itu tidak benar,” ujar Zaelani melalui keterangan tertulis, Jumat (19/5).

Surat Edaran BIN tertanggal 15 Mei 2017. (Dok. Istimewa)

Zaelani mengatakan, surat edaran yang benar adalah yang tertanggal 5 April 2017. Surat itu mengatur perihal penggunaan pakaian dinas dan ketentuan penampilan pegawai BIN.

Surat tersebut terdiri dari empat poin. Dasar yang digunakan Zaelani adalah UU 5/2014 tentang ASN, Peraturan Kepala BIN 3/2014 tentang kode etik pegawai BIN, keputusan KEP-161/VIII/2005 tentang urusan dinas dalam dan surat edaran SE-01/I/2017 tentang ketentuan pakaian dinas harian.

“Sehubungan dasar itu, diperintahkan kepada seluruh pegawai BIN untuk menaati segala peraturan yang ada dalam berpenampulan dan berperilaku demi terwujudnya insan BIN yang profesional, objektif, dan berintegritas,” tulis Zaelani pada poin kedua.

Zaelani juga meminta seluruh kepala unit kerja di BIN untuk mensosialisasikan dan mengawasi pelaksanaan surat edaran tersebut.

Untuk meluruskan informasi yang telah menjadi perhatian media massa dan publik tersebut, BIN pun mengeluarkan surat edaran yang benar telah diterbitkan sebelumnya di internal BIN.

“Kami harapkan klarifikasi ini dapat memperjelas keadaan yang sebenarnya. Atas perhatian dan kerja sama yang diberikan kami haturkan terima kasih,” tuturnya.

Surat Edaran BIN tertanggal 5 April 2017. (Dok. Istimewa)

Sebelumnya, Direktur Informasi dan Komunikasi Publik BIN, Dawan membenarkan adanya surat edaran terkait larangan bagi pegawainya mengenakan celana di atas mata kaki (cingkrang) dan memelihara janggut. Aturan tersebut merupakan aturan lama dan berlaku hanya untuk internal BIN.

“Khusus untuk pegawai di internal kantor pusat, Lewat aturan ini kami ini ingin menjaga estetika dan etika dalam berpakaian,” kata Dawan

Dawan juga sempat menyatakan keheranan surat internal tersebut dapat bocor ke publik. “Ini urusan internal bukan konsumsi publik,” ujarnya, Kamis 18 Mei 2017. (SN)

25000onon

COMMENTS

Ikuti kami di media sosial

Please Like and Follow