Berkas Korupsi Transmigrasi Rampung, Anggota DPR Fraksi Golkar Segera Disidang

SHARE:

Berkas Korupsi Transmigrasi Rampung, Anggota DPR Fraksi Golkar Segera Disidang
Anggota Komisi IX DPR RI Fraksi Partai Golkar Charles Jones Mesang segera disidang dalam kasus korupsi transmigrasi.
Terkait Korupsi Nazaruddin, KPK Dituding Menyelamatkan Ibas
Sajak Untuk Republik Dihadiri oleh Mantan Ketua KPK
Finalis Putri Indonesia Menerima Pembekalan Antikorupsi

JAKARTA, SUARADEWAN.com – Rampungnya berkas korupsi pembahasan anggaran dana optimalisasi Direktorat Jenderal Pembinaan Pembangunan Kawasan Transmigrasi pada Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi tahun 2014, pertanda bahwa anggota DPR dari fraksi Partai Golkar Charles Jones Mesang selaku tersangka segera akan disidang.

“Penyidik hari ini melimpahkan barang bukti dan tersangka CJM ke penuntutan (tahap dua),” ujar Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Febri Diansyah di Gedung KPK, Jakarta, Selasa (30/5/2017).

Baca juga  Kerap Langgar Kode Etik, Pansus Angket Sasar Penyidik dan Jaksa di KPK

“Rencana sidang di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta,” lanjutnya.

Febri menerangkan bahwa jaksa penuntut umum memiliki waktu sedikitnya 14 hari untuk menyusun surat dakwaan. Sembari semua berkas-berkas keperluan sidang akan KPK juga rampungkan sesegera mungkin.

Sebelumnya, Charles ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan korupsi transmigrasi. Selaku anggota Komisi IX DPR sekaligus anggota Badan Anggaran pada periode 2009-2014, Charles diduga telah menerima hadiah sebesar Rp 9,75 miliar atau 6,5 persen dari total anggaran optimalisasi.

Baca juga  Dirut Jasindo Korupsi Komisi BP Migas, Negara Rugi Rp 15 M

“Uang tersebut diterima dari mantan Dirjen P2Ktrans Kemenakertrans, Jamaluddien Malik,” lanjut Febri.

Atas perbuatannya ini, Charles dijerat dengan Pasal 12a atau Pasal 12b atau Pasal 11 UU Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah UU 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP. (ms)

REKOMENDASI UNTUK ANDA

COMMENTS