Berikan Dedikasi pada Generasi, Para Alumni IKAMI SS Cab. Ciputat Lahirkan Buku Rantau

SHARE:

Berikan Dedikasi pada Generasi, Para Alumni IKAMI SS Cab. Ciputat Lahirkan Buku Rantau
Launching Buku "Cinta van Celebes" diserahkan secara simbolis kepada ketua IWSS Nurwasih Aziz Nur oleh Andi Faried salah satu tim penulis PCC
Istirahat dari Musik, Shanty Fokus ke Keluarga
Ustad Al-Habsyi Ingin Poligami, Istri: Boleh Tapi Bersyarat

TANGSEL, SUARADEWAN.com – Membanggakan, untuk pertama kalinya Ikatan Kekeluargaan Mahasiswa/Pelajar Indonesia Sulawesi Selatan (Ikami Sul-Sel) Cabang Ciputat, lahirkan buku berjudul Perahu Cinta van Celebes.

Buku dengan ketebalan 146 halaman tersebut, merupakan ekspresi cita dan cinta, yang mengisahkan tentang pengembaraan anak-anak rantau dari Sulawesi Selatan. Dengan melibatkan 16 penulis alumni dari latar belakang disiplin ilmu yang berbeda, termasuk dari penulis dan editor senior Muid Nawawi.

Saat ditemui, tim penulis Perahu Cinta van Celebes Amir Wata mengatakan, buku ini adalah sebuah dedikasi kepada generasi. Dimana didalamnya ada curhatan para alumni, menceritakan bagaimana dia bertekad untuk melangkahkan kaki dari rumah ke perantauan untuk mengejar ilmu pengetahuan.

“Ada kisah sedih, senang, dan bahagia disatukan dalam buku ini” kata Amir Wata dalam sambutannya di Gedung Yayasan Aldiana Nusantara, Minggu (21/5/2017).

Foto bersama team PCC dan para pembicara

Selain itu, Ia juga memberikan penghargaan terbesar kepada seluruh tim penyusun buku tersebut, sehingga mampu mencetak buku ini hingga 1000 examplar.

“Yang luar biasa, adalah Tim dari Perahu Cinta van Celebes (PCC) ini, dan tak bisa saya sebutkan satu per satu. Namun hormatku kepada mereka tak pernah pudar, meski selama perjalanan ini, kita sering tidak akur, tidak sepaham. Tapi ada satu tujuan yang ingin kita gali bersama, yakni memperkaya warisan budaya membaca dan menulis kepada adik-adik,” lanjutnya saat dikonfirmasi melalui What’s Up.

Tim penulis lainnya, ABD Wahab Hasyim menambahkan, filosofi dari judul tersebut, yakni, perahu adalah identitas dari masyarakat. Celebes yang mengandung spirit berlayar mengarungi kehidupan, pastinya perahu menjadi wadah menyatukan masyarakat untuk menghadapi gelombang kehidupan. Sementara cinta pun diarahkan pada banyak arah angin, diantaranya cinta akan kampung halaman, cinta akan sahabat, cinta akan teman seperantauan dan berbagai cinta positif lainnya.

“Van Celebes sendiri merujuk pada masyarakat Sulawesi yang berani merantau bahkan saat Indonesia belum terbentuk. Berani mengarungi lautan dengan renang atau menggunakan kapal Phinisi asalkan tidak dijajah,” imbuhnya.

Ketua Umum Ikatan Wanita Sulawesi Selatan (IWSS), Nurwasih Aziz Nur yang hadir pada acara lauching dan bedah buku tersebut, mengaku sangat mengapresiasi upaya pemuda Sulawesi Selatan, dalam melahirkan karya terbaiknya berupa tulisan. Sehingga diharapkan ke depan, dapat melahirkan karya-karya terbaru tanpa melupakan nilai-nilai kearifan lokal tanah kelahiran.

“Buku ini cukup bagus. Saya pilih hadir pada acara launching dan bedah bukunya, sebagai bentuk kecintaan saya terhadap anak-anak saya di IKAMI. Saya berharap, anak-anak muda ini bisa terus berkarya dan tidak melupakan ajaran leluhurnya, seperti budaya pa tabe yang dicantumkan dalam buku tersebut,” pungkasnya.

Fose bersama Alumni, Pengurus dan Anggota Ikami SS Cabang Ciputat

Hal yang sama juga disampaikan oleh seorang Pegiat Literasi, Milastri Muzakkar. Ia yang hadir sebagai pemberi testimoni dan pembanding dalam acara tersebut mengatakan hal ini adalah sejarah baru dalam organisasi ini. Pendiri Taman Baca di Gorontalo ini mengungkapkan budaya tulis-menulis seperti ini sudah mestinya dikembangkan sejak sekarang.

“Hal ini merupakan sejarah baru di Ikami Sul-sel Ciputat, bahkan seingat saya, Pengurus Besar juga belum pernah membuat buku seperti ini. Meski, sebenarnya buku ini masih banyak kekurangannya, tapi yang perlu kita banggakan adalah keberaniannya teman-teman untuk menulis,” terang Milastri Muzakkar yang juga merupakan Alumni Ikami SS Cabang Ciputat dan Pernah menjabat di PB IKAMI SS.

Oleh Team penulisnya, menerangkan bahwa dengan lahirnya buku Perahu Cinta van Celebes (PCC), maka secara tak sengaja team PCC ini akan berkembang menjadi sebuah coorparate yang lebih serius lagi. “Dari sekedar menulis iseng-iseng yang bisa jadi buku, mudah-mudahan dengan cara yang lebih serius kita bisa lebih menulis menjadi profesional.” kata seorang penulis PCC. (fn)

25000onon

COMMENTS

Ikuti kami di media sosial

Please Like and Follow