Benarkah Ahokers Hack Situs Polda Riau?

SHARE:

Benarkah Ahokers Hack Situs Polda Riau?
Screenshot tampilan depan situs Polda Riau.
Bank Indonesia Akui Pelemahan Rupiah Tak Sejalan Fundamental Ekonomi RI
Kampanye Zaadit Sukses, Ketua IMM Kota Depok : Ini Bukti Rakyat Bersama Zaadit
Tingkat Kota Rasa Provinsi, Penutupan MTQ Ke-VIII Tangsel Berlangsung Semarak

JAKARTA, SUARADEWAN.com – Berita tentang di-hack-nya situs resmi Polda Riau, http//riau.polri.go.id, menjadi perbincangan hangat di dunia maya. Upaya ini dikabarkan ada hubungannya dengan aksi solidaritas untuk Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok.

Memang, sejak Ahok dinyatakan bersalah dalam sidang kasus penistaan agama yang berujung pada penahanan dirinya di Mako Brimob, reaksi berlebih muncul dari para pendukung simpatisannya.

Mulai dari aksi bakar lilin sebagai simbol perjuangan mereka (Ahokers) membebaskan Ahok, sampai upaya hack (peretasan) pun dinilai sebagai bagian lainnya.

Baca juga  Vonis Ahok Jadi Keprihatinan Internasional

Diketahui dari sejumlah pihak, peretasan itu terjadi sekitar pukul 16.00 WIB, Jumat (12/5/2017). Hal tersebut diakui sendiri oleh pihak Polda Riau, yakni Kabid Humas Polda Riau Kombes Guntur Aryo Tejo.

“Iya, saya tadi lihat dan benar di-hack,” ujarnya.

Meski belum diketahui pasti siapa melakukan peretasan itu, dari screenshot situs bersangkutan yang kini viral, terkesan bahwa Ahokers lah yang melakukannya.

Dari screenshot itu, tampak gambar Ahok yang disertai dengan tulisan: “Give his All to his country, guilty and sentenced two years in jail.”

Baca juga  Wakil Ketua MUI Nilai Aksi Ahokers Tidak Taat Hukum

Di bagian bawah tertulis: “#RIP Justice in My Country 🙂 Karena Kebenaran Tidak Selalu Berjung Baik 🙂. Biar Mereka Semua Tahu Siapa Penista yang Sebenarnya.

Backsound-nya sendiri memutar lagu Gugur Bunga karya Izmail Marzuki. Dilengkapi dengan narahubung: https://www. facebook.com/Defacertersakiti.

Sampai berita ini diturunkan, belum diketahui secara pasti siapa yang melakukan peretasan ini. Pihak Polda Riau sendiri sudah mendalaminya.

“Kita kan ada tim IT, dan ini akan kita cek langsung untuk menyelidikinya,” terang Guntur. (ms/cn/me)

REKOMENDASI UNTUK ANDA

COMMENTS