Bahaya! Beredar Beras yang Diputihkan dengan Deterjen

SHARE:

Bahaya! Beredar Beras yang Diputihkan dengan Deterjen
Ilustrasi
Mantan Anggota DPR Diciduk Polisi karena Narkoba
Survey CSIS; Millenials Pengguna Medsos Lebih Cenderung ke Prabowo
Sambangi Warga Desa Jantur Muara Muntai, Berikut Medan yang Dilalui Rusmadi

JAWA TIMUR, SUARADEWAN.com – Polres Gresik, Jawa Timur menggerebek sebuah gudang penggilingan padi di Dusun Terongbangi, Desa Padangan, Kecamatan Cerme, Gresik, Jawa Timur.

Penggerebekan ini terkait dengan laporan masyarakat yang mengatakan bahwa beras yang mau mereka tanak mengeluarkan busa ketika dicuci.

Beras ini diduga sudah diputihkan menggunakan deterjen sehingga membuatnya jadi berbusa ketika terkena air.

Terkait hal ini, Polres Gresik kemudian melakukan penelusuran terhadap sumber dari beras ini dan didapatilah sumbernya dari gudang penggilingan beras di Dusun Terongbangi tersebut.

Baca juga  Direktur PT IBU Jadi Tersangka Pemalsu Beras

Gudang tersebut diketahui dikelola oleh Sudarsono (44), warga Dungus, Kecamatan Cerme.

Polisi mengamankan barang bukti dari gudang itu berupa 57 karung beras bermerek Cenderawasih dan Ikan Paus, mesin penggilingan padi, deterjen untuk pemutih beras, dan jerigen.

Setelah itu Polisi juga mendatangi pasar-pasar yang diduga tempat pemasaran beras oplosan ini dan menarik semua beras-beras itu.

Baca juga  Direktur PT IBU Jadi Tersangka Pemalsu Beras

Wakapolres Gresik Kompol Wahyu Pristha Utama, menuturkan, berdasarkan keterangan empat saksi termasuk pemilik usaha, pengoplosan beras itu sudah dilakukan sejak empat tahun lalu atau pada 2013.

“Hasil produksi itu kemudian dikemas oleh pemilik usaha. Selanjutnya dipasarkan di daerah pasar tradisional wilayah Gresik,” kata Wahyu, Minggu (28/5). (za/tr)

REKOMENDASI UNTUK ANDA

COMMENTS