WP-MagOne-728x90

Apa Itu Indonesia?

SHARE:

Apa Itu Indonesia?
Kapolri Tito Karnavian: Jangan Jadikan Agama sebagai Instrumen Politik
Perluas Gerakan, Struktur Definitif Aliansi Bela Garuda Dikukuhkan

JAKARTA, SUARADEWAN.com – Apa itu Indonesia? Begitulah pertanyaan utama yang jawaban-jawabannya hendak disampaikan dalam video berdurasi kurang lebih 1 (satu) menit.

Belum diketahui siapa yang mengunggahnya pertama kali di media sosial (WhatsApp), tetapi setidaknya pertanyaan tersebut relevan untuk konteks realitas berbangsa di Indonesia hari ini.

“Apa itu Indonesia? Negara besar dan kaya ragamnya. Bhinneka Tunggal Ika bangsanya. UUD 45 landasan hukumnya. Demokrasi sistemnya. Pancasila dasar negaranya,” begitulah jawaban-jawaban yang tersampaikan di dalamnya.

Lebih lanjut, ditegaskan pula bahwa jika ada sekelompok orang yang ingin mengubah Indonesia menjadi negara hanya untuk satu agama, bangsa tanpa keragaman, negeri hanya untuk satu golongan, pertanyaannya, relakah kita sebagai bangsa Indonesia?

Sejauh kita cinta tanah air, maka segala apapun yang dinilai akan merusak dan menghancurkan bangsa yang ber-bhinneka tunggal ika ini akan kita upayakan perlawanannya. Tak peduli apakah itu datang dari dalam (anak negeri) sendiri, terlebih bersumber dari pihak-pihak luar yang hanya ingin melihat Indonesia runtuh berkeping-keping.

Ya, agama dan nasionalisme adalah dua kutub tidak berseberangan. Pandangan tersebut pernah terlontar dari seorang pahlawan bangsa bernama KH. Hasyim Asy’ari. Dengan tegas ia berucap bahwa nasionalisme bagian agama, keduanya saling menguatkan.

Di video tersebut juga menampilkan pernyataan bijak dari KH. Ahmad Dahlan. Di sana diungkap bahwa keislaman bukan hanya Allah ada di dalam jiwamu, tetapi kehidupan Islam menjadi nyata melalui perilakumu. Sebuah ungkapan yang patut kita renungkan sebagai anak bangsa tentunya.

Jadi, apa yang hari ini marak terlontar, seperti ujaran-ujaran kebencian sampai fitnah, jelas merupakan lontaran-lontaran ungkapan yang sekali tak menghargai jasa-jasa para pejuang pahlawan bangsa.

“Bangsa yang besar adalah bangsa yang menghargai jasa-jasa para pahlawannya,” setidaknya begitulah seruan Presiden pertama Republik ini Ir. Soekarno.

Mengingat jasa-jasa para pejuang pahlawan bangsa itu, maka tentu ucapan terimakasih patut kita sampaikan. Lebih dari itu, kita juga patut melanjutkan perjuangan-perjuangan mereka, sama membangun bangsa dengan mengisi program kemerdekaan yang sudah jauh hari telah ditetapkan oleh para founding father kita.

“Indonesia adalah rumah bersama.” (ms)

25000onon

COMMENTS

Ikuti kami di media sosial

Please Like and Follow