WP-MagOne-728x90

Anggota Komisi III Pertanyakan Kasus Pakar IT Hermansyah Ke Jaksa Agung

SHARE:

Anggota Komisi III Pertanyakan Kasus Pakar IT Hermansyah Ke Jaksa Agung
Anggota Komisi III DPR RI, Daeng Muhammad (Fraksi PAN)
Komisi III DPR Sebut Tudingan Novel Hanya Membentuk Stigma Negatif
Pasca Aksi 212 Komisi III Raker dengan Kapolri

JAKARTA, SUARADEWAN.com – Komisi III DPR RI melaksanakan rapat kerja dengan Jaksa Agung di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Rabu (11/10/2017). Kesempatan itu dimanfaatkan Anggota Komisi III DPR RI Daeng Muhammad (Fraksi PAN) mempertanyakan kelanjutan kasus penganiayaan ahli IT Hermansyah yang terjadi beberapa waktu yang lalu.

Kepada Jaksa Agung Muhammad Prasetyo, Daeng mempertanyakan terkait pemberkasan yang tak kunjung selesai, sehingga menurutnya banyak dipertanyakan oleh masyarakat.

“Mereka (masyarakat) mempertanyakan proses pemberkasan tersangka pakar IT Hermansyah karena ini jadi preseden ke depan. Jangan sampai ada pakar yang bersaksi di pengadilan,” tegas Daeng saat rapat kerja antara Komisi III DPR RI dengan Jaksa Agung di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Rabu (11/10/2017).

Menurut Daeng, Jaksa Agung harus memberi penjelasan dan ketuntasan. Politisi F-PAN ini mendapat aspirasi dari masyarakat, bahwa masyarakat melihat terdapat ketidakjelasan dalam kasus ini.

Baca juga: 

“Pertanyaan publik ke saya kemarin kaitan pemberkasan tersangka, masyarakat seolah-olah melihat kok kasus tak berlanjut dan pemberkasan tak selesai. Saya butuh penjelasan dari Jaksa Agung,” tandas politisi asal dapil Jawa Barat itu.

Menanggapi hal itu, Prasetyo langsung memerintahkan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Umum (Jampidum) Noor Rachmad untuk menjelaskan. Jampidum Noor Rachmad mengatakan, berkas masih dikembalikan ke penyidik di kepolisian lantaran kurang lengkapnya unsur pidana dari kasus tersebut.

“Berkas ini dalam proses pra penuntutan dikembalikan ke penyidik. Karena pemenuhan unsur belum terpenuhi,” katanya.

Diketahui, berkas perkara penganiaya saksi ahli IT Hermansyah dengan tersangka Laurens Paliyama dan 4 rekannya dinyatakan belum lengkap oleh jaksa Kejati DKI. Berkas tersebut telah dikembalikan ke polisi.

“Setelah dilakukan penelitian kelengkapan formil maupun materiil ternyata hasil penyidikan belum lengkap, maka untuk itu pihak Kejati DKI Jakarta telah mengembalikan berkas perkara dimaksud ke pihak penyidik Polda Metro Jaya,” kata Kasipenkum Kejati DKI Jakarta Nirwan Nawawi, beberapa waktu yang lalu. (sf,mp) foto: andri/hr.

25000onon

COMMENTS

Ikuti kami di media sosial

Please Like and Follow