Ahok Divonis 2 Tahun, Eva: Ini Merupakan Ekspresi Kebencian

SHARE:

Ahok Divonis 2 Tahun, Eva: Ini Merupakan Ekspresi Kebencian
Eva Kusuma Sundari. (INDEKS)
Jubir Ahok-Djarot: Titip kebinekaan dan Pancasila ke #GubDKIBaru
Begini kata Pengadilan Tinggi DKI Soal Penangguhan Penahanan Ahok

JAKARTA, SUARADEWAN.com – Anggota Komisi XI DPR RI, Eva Kusuma Sundari, menyayangkan vonis dua tahun yang dijatuhkan majelis hakim pada Gubernur DKI Jakarta non-aktif Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok.

Menurutnya, vonis hakim yang lebih tinggi dari tuntutan JPU itu lebih menunjukkan ekspresi kebencian akibat desakan massa demonstran, bukan atas dasar keadilan bagi terdakwa Ahok.

“Hakim sama semangatnya seperti tekanan massa, menghukum ahok di luar tuntutan jaksa. Vonis Ini merupakan ekspresi kebencian bukan keadilan bagi pesakitan atau korban,” kata Eva melalui pesan singkat, Rabu (10/5).

Politikus PDIP ini menilai, keputusan hakim tersebut bisa menjadi preseden buruk terhadap demokrasi di Indonesia, karena keadilan dikorbankan dengan pasal penistaan agama yang selalu memakan kelompok minoritas atas tuntutan mayoritas.

“Ini akan jadi preseden buruk bagi kualitas demokrasi yang akan datang terutama bagi prinsip negara bangsa yang tidak mengenal agama atau suku mayoritas versus minoritas,” kata Eva.

Ia khawatir jika politisasi SARA seperti ini terus dibiarkan, maka akan membawa kemunduran pada demokrasi di tanah air, yang pada gilirannya bisa juga menghalangi kesejahteraan masyarakat.

“Politisasi SARA hanya akan membawa kemunduran demokrasi termasuk potensial dampaknya bagi kemajuan kesejahteraan,” tukasnya. (za/tr)

25000onon

COMMENTS

Ikuti kami di media sosial

Please Like and Follow